Senin, 28 November 2011

R E T A K

Ternyata begini rasanya retak
Ternyata begini rasanya rapuh
Tapi getaran di hatiku yang hampir pecah mencoba kuat walau sesaat
Perasaan yang sungguh teramat dalam

Kau bilang cukup
Tidak bagiku
Kau diam, tidak berbuat apa - apa
Ketika sakit sedikit demi sedikit mencapai puncaknya
Aku pun ikut terdiam
Tak bisa berkata - kata lagi

Sampai pada akhirnya kau lebih memilih singgah pada hati yang baru
Kau lebih memilih membiarkan aku menyimpan luka ini sendirian
Kau bilang aku kuat
Dengan genggaman kecil sembari mengecup dahi ini untuk terakhir kalinya

Ternyata begini rasanya retak
Ternyata aku hanya dianggap biasa saja, bukan yang teristimewa
Dan itu menjadi senja yang teramat ku benci

Jumat, 18 November 2011

Aku benci ini !

"  ..Aku begini karena aku paham
Aku merasa banyak hal ke kamu.. "

Terdiam
Duduk di sudut kamar
Sedang tidak ingin berteriak
Sedang tidak ingin menjerit
Hanya ingin sendiri
Menikmati rasa perih ini yang sungguh tak ingin kubagi dengan siapa pun
Bahkan kepada laba - laba kecil yang sibuk membuat jaring dipojokan ketika itu

November 2011, 11:30 PM
Masih Terdiam
Masih di sudut kamar
Sedang tidak ingin tertawa
Sedang tidak ingin tersenyum
Aku ingin marah
Jujur.. aku kecewa
Aku begini karena aku sadar
Aku begini karena aku paham
Aku merasa banyak hal ke kamu

Aku sedang tidak ingin serumit ini sebenarnya
Tapi aku selalu terjebak dalam situasi yang tidak kuinginkan sama sekali dalam hidupku
Aku benci ini !
Aku benci dia !
Aku benci mereka !
Aku benci ketika akhirnya aku tau ada yang menggenang di pelupuk mataku,
Mengalir pelan namun pasti membasahi pipi, dan juga bibirku
Berulang kali aku bilang cukup dan sudah untuk sebuah bulir yang sungguh tidak kusukai !

Malam itu aku mengaduh kepadaNYA,
Nyaris tanpa suara
Karena pedihnya luar biasa
Dan tanpa seorang pun yang tau
Tapi Tuhan tau seberapa dalamnya perasaanku malam itu

Aku bersyukur pada malam itu setidaknya aku masih di sini
Dan belum mati
Dan mungkin akan tetap seperti ini

Rabu, 26 Oktober 2011

Siapa Gue ?? *SKIP..SKIP..

Eh, ngapain lo mau tau siapa gue?? kan dari judul postingnya da jelas, di SKIP aja..
Ko ngotot sih masih tetep baca.
Lo da tau nama gue kan??masih ga tau juga?? #kebangetan
http://www.emocutez.com
Kan udah jelas di domain. MARIANA1388.blogspot.com. Tapi, nama gue bukan MARIANA1388.blogspot.com, nama gue tuh M A R I A N A, biasa dipanggil A N A. Bagus kan? http://www.emocutez.com #maksa

Masih mau berkenalan lebih jauh sama gue?? Mau minta nomor handphone gue?? Punya duit berapa lo?? #SOMBONG
http://www.emocutez.com
Emm.. gini aja. Kita batasin hubungan kita antara korban dan pelaku kejahatan fans dan idola. Tentunya gue yang jadi idola kalian. Kalo gue bukan idola kalian, ngapain juga lo rela-relanya klik dan baca postingan ini. HAHAHAHA *tertawalicik* (pasti yang baca langsung pada ngomong gini: 'Ih males banget..'*matiin komputer,banting CPU*)
http://www.emocutez.com
Sebenernya awal ngeblog karena ikut-ikutan trend dengan alasan ingin mengemas tumpahan hati gue biar ga tercecer kemana-kemana. Jadi cukuplah tercecer di satu tempat ini aja. Ohya, gue itu termasuk orang yang pemalu dan tertutup. Terbuka hanya saat mandi aja. Terus gue juga termasuk orang yang rada pendiem loh terlebih sama orang yang gue ga kenal sama sekali.

Senin, 24 Oktober 2011

C I N T A ♥ (Bag 2)

Aku mencintaimu, bukan agar bahagia...
Tapi karena aku tidak bisa mencintai yang lain..

Bukan sebuah kebetulan ini terjadi, tapi Tuhan Yang Maha Baik itu yang sudah rencanakan ini semua..
Jauh.. bahkan jauh lebih tua dari umat manusia itu sendiri..

Duduk. Termenung. Memandang langit-langit kamar. Ternyata tanpa disadari terasa jauh lebih indah dan terang kala itu, ketimbang harus memandang langit gelap di luar. Yang bahkan untuk membuatnya indah dan terang saja harus meminjam cahaya bintang dahulu. Seolah-olah membuat langit tampak sempurna.

Hidup berdamai dengan luka, bersahabat karib dengan ketidaknyamanan, berkasih dengan keperihan. Air mata membutir, mengalir, lalu membanjiri. Selalu, seperti itu pada akhirnya ketika mengaduh di sepertiga malam yang sunyi. Seakan mengemas kembali tumpahan hati yang kecewa. Kemudian tersadar, bahwa itu semua hanya sebuah bingkisan kecil yang dihadiahi dalam hidup ini. Kesabaran tak akan mengenal titik lemah. Kesabaran tak akan mengenal titik lelah.
Emm.. bagaimana pun juga kamu ga pernah bisa diusir dari pikiranku, Ya udahlah mungkin tempatmu emang di sana.

Kamis, 13 Oktober 2011

3 Cara Mudah untuk Mati

Agak serem juga nih judul postingan kali ini.. Bukannya bermaksud mengajarkan, tapi sadar ga sih kalian semua, kalo terkadang kita udah pernah melakukan cara-cara ini, atau pernah mendapatkan situasi seperti ini atau malah inilah keseharian kita... Lets Check this out.

So simple way but it has the worst impact



Tips bagi kalian yang ingin mengakhiri hidup adalah dengan ga perlu beribet - ribet ria dengan nyiapin segala pernak - pernik lucu seperti kabel telepon, tali tambang, atau mata pisau yang runcing dan tajam, apalagi harus update status terlebih dahulu di jejaring social. "Aku akan mengakhiri hidup ini, dalam beberapa waktu ke depan mungkin aku sudah berakhir dari dunia yang fana ini, Oohh..".
Pliss dehh..lebaiiii.... eh tapi ini nyata loh, ada yang pernah update status terlebih dahulu sampai akhirnya dia benar-benar gone. Langkah pertama cukup dengan MEROKOK setiap hari, paling tidak cara pertama ini katanya akan mempercepat kematian lo 10 tahun lebih awal. So Simple right?
Kemudian langkah kedua adalah dengan meminum minuman keras. Yups, DRINK ALCOHOL setiap hari, setidaknya akan mempercepat kematian 30 tahun lebih awal, gimana? dari pada minum obat serangga, yah paling ga lo bakal terlihat elit sedikitlah di hari kematian lo. And last but not least yang paling bikin nyesek senyesek-nyeseknya sampai-sampai termasuk ke dalam part '3 Easiest Way To Die' LOVE SOMEONE WHO DOESN'T LOVE U BACK.. HAAAHAAHAAHA.... *ketawa miris sih sebenernya* kalo cara yang ini gue ga tau persis akan mempercepat kematian berapa tahun lebih awal. Yang jelas kalo lo ada di situasi kaya gini, palingan lo kejang-kejang, lutut lemes, hati cenat-cenut. Yang pasti lo bakal puter lagu smash ngerasa tersiksa setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik. Sampai akhirnya lo sadar, kalo lo emang beneran puter lagu smash galau, ibarat... ibarat.. hidup enggan mati pun tak mau. Mungkin cara ketiga ini ga akan ngebuat lo mati secara fisik, tapi cukup sukses ngebuat lo ngerasa ga berarti, ga berharga, ga penting buat someone who doesn't love u back. Lo ada, tapi ibarat ga ada buat dia. ibarat orang yang sudah mati, no ones care after you die.

So, it's up to you to pick one from the ways above..
goodluck ya *eh*

Senin, 10 Oktober 2011

Review Kening Fitrop


Judul      : Kening
Penulis    : Fitri Rakhmawati a.k.a Fitrop
Penerbit  : Terrant Books

Pas tau fitrop bikin buku, wow agak amaze juga sih and penasaran bukunya kaya gimana ya. Finally, sore itu sepulang dari kantor meluncur lah gue ke Gramedia Melawai. Gue dapet buku fitrop yang covernya ada tambahan 'National Best Seller' di bagian paling atas cover bukunya. Makin penasaran aja gue sama isinya.
my favourite part
Setelah membaca abis seluruh halaman, ga nyangka dibalik kelucuan dan kejenakaannya yang sering gue liat di tivi, ternyata seorang fitrop bisa juga ya serius dan jujur di bukunya (menurut gue). Sumpah gue suka banget sama 'Hello Goodbye-nya fitrop n 'Love Letter Untukmu, Dan Kamu'. Bagi gue, dua cerita itu adalah curahan hati seorang fitrop. Cerita abis-abisan tentang real love-nya yang bikin gue meleleh deh bacanya. Rasanya ikut hanyut ke dalam cerita cinta fitrop yang menurut gue 'Wow'. Juga Surat Cinta buat orang tuanya yang lumayan bikin gue ikutan sedih ngebacanya. Di buku ini juga nyeritain awal karir fitrop di tivi. Tapi tenang aja, seperti fitrop yang sering kita liat di tivi, pastinya buku ini juga dibungkus unsur komedi loh tentunya ala fitrop yang lumayan ngebuat gue ketawa atau sekedar senyum-senyum sendiri.

P.D.A (We Just Don't Care) cover FIT feat BdaBX

Rabu, 05 Oktober 2011

My Quote

Ternyata sebuah Kesabaran itu ga akan pernah bertemu titik lemah..
Saat kamu menyerah, berarti kesabaran sudah hilang dari dalam dirimu.

(My Self, Angry Disspointed)

Sabtu, 01 Oktober 2011

Nyesek itu adalah

Nyesek itu adalah ketika orang ketiga mulai hadir dengan ketidaksengajaannya dalam kehidupan elu. Lalu, slowly but sure, dia mulai gantiin posisi elu. Padahal elu lagi in relationship with someone. Entah someone yang dimaksud itu pacar, temen, atau anyone yang buat elu nyaman saat ini. Doesn't matter when, doesn't matter where, orang ketiga bisa nyerang siapa aja. Dan hal yang paling nyesek senyesek-nyeseknya adalah ketika orang ketiga itu ternyata more chummy, more close, more intimate with your someone. Nyesek banget ga sih lo??! Dan Hellooww.... elu dimana saat itu? dengan gampangnya elu kasih peluang ke orang lain, walau gue tau, elu ga pengen kalau endingnya kaya gini, ya kan?
Kalau hal kaya gitu bener-bener terjadi dalam hidup gue, pasti gue akan nyesek senyesek-nyeseknya juga. Tapi rasa nyesek itu sebisa mungkin gue atur only in the beginning saja ketika tau ternyata the third person come out as a winner. Setelah itu udah pasti dunk gue bakal stay away from both of them. Dan secara diam-diam pengen tau juga kisah mereka kaya gimana.

Nyesek kan kalo ternyata cewe di pic ini adalah diri lo sendiri
Bagi siapa pun yang baca postingan ini, dan ngerasa cerita ini elu banget. Just calm down baby, you are not alone. Ini bukan berarti gue ngalamin hal yang serupa ya! Tapi believe it, di luar sana pasti banyak cerita serupa. Karena dari jaman batu sampai jaman dimana Apple dan Blackberry lebih dari sekedar nama buah kaya sekarang ini, cinta itu ga berubah. Tetep klasik. Dengan alur yang sama namun dengan pemain yang berbeda.

Kamis, 29 September 2011

Weird

Dunia itu aneh. Terkadang tidak semua permulaan yang baik nantinya akan berakhir dengan baik pula. Terkadang mengalah itu memang benar-benar untuk sebuah kekalahan. Terkadang tidak semua ketulusan akan berbuah manis. Dunia sepertinya berputar sebegitu anehnya dalam kehidupan gua.

It's sounds like weird, but for sometimes I wish on a star and expect things will happen.

Selasa, 20 September 2011

You don't want to be like me

Aku selalu berusaha dengan keras untuk menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mataku. Aku selalu berusaha dengan keras menutupi semuanya. Aku tidak ingin air mataku menetes. Aku harus kuat. Aku enggak boleh lemah. Aku enggak boleh rapuh di depan mereka. Cukup hanya Tuhan yang tau betapa lemahnya aku, gelisahnya aku, sedihnya aku, sakitnya aku, hancurnya aku. Dan cukup hanya Tuhan yang tau kalau pada akhirnya aku memang menangis. Aku benci ini, Tuhan. Aku benci harus seperti ini. Aku enggak ingin seperti ini. Aku benar-benar enggak ingin seperti ini. Dan maaf kalau akhirnya aku bertanya kenapa harus seperti ini.
Tersadar, aku memang harus lewati titik ini. Mau tidak mau, senang tidak senang. Aku memang harus melewati fase ini dalam hidupku. Mungkin memang harus melewati badai dan hujan deras untuk bisa melihat pelangi.
Tuhan akan menjadikannya indah pada waktunya. Amin.

Selasa, 06 September 2011

Bersyukur masih bisa menangis

Ternyata ga semua mimpi bisa terwujud
Ternyata ga semua yang kita perjuangin dengan keras dapat dengan mudah terwujud
Ternyata semuanya emang ga mudah
Bukannya mau pesimis atau sinis, tapi terkadang cerita yang terjadi dalam hidup memang bukanlah cerita yang kita inginkan

Yeah, Thats Life !

Kalau udah kaya gitu, malah berfikir, jangan-jangan hidup indah dan sempurna itu hanya ada di kisah dongeng atau novel saja, bukan untuk kehidupan yang nyata. Hiperbola mungkin. Terkadang rasa sabar menguap perlahan, emosi tak terkendali. Lalu sebagai perempuan emosi itu sering diekspresikan dalam sebuah tangisan.

Yups Tangisan !
Semua rasa diakumulasikan dalam tangisan. Sedih, kesal, marah, kecewa karena sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan. Walau semua tau memang ga ada masalah yang selesai hanya dengan menangis. Tapi terselip perasaan lega dan lebih tenang setelahnya. Sebenarnya, aku benci menangis. Tapi paling ga aku bersyukur masih bisa merasakan sedih dan masih tau bagaimana rasanya menangis.



Kamis, 25 Agustus 2011

Boyband Fave

A1
BLUE
Duuhh.. kalian sekarang kemana sihh..
kenapa bubar?
kenapa harus bubar??
sedih tau..

Fairish

Salah satu hobby gua adalah baca novel fiksi teenlit. Ngoleksi novel dari smp sampai kuliah, kalo di itung-itung sih yahh ga banyak-banyak banget sih, lumayanlah. Dari setiap novel yang gua baca kadang ada puisinya atau kata-kata indahnya. Kali ini gua mau share satu aja, si pengarang novelnya lebih menyebut kumpulan kata-kata indah ini DOA.

Dari Doa para peziarah dalam perjalanan menuju Santiago de Compostela

Tuhanku...
Bicaralah padaku bila aku kesepian
Bisikkanlah dukunganMU bila aku dirundung kecemasan
Dengarkanlah suaraku bila aku jatuh
Sudilah menjadi bagiku penghiburan dalam perjalanan
Tempat bernaung di waktu panas
Tempat berteduh di kala hujan
Tongkat penuntun dalam kelelahan
Dan penolong dalam bahaya
Semoga aku berhasil mencapai tujuanku
Sekarang, dan juga nanti
Pada akhir hidupku.

(Dikutip dari salah satu koleksi novel gua yang judulnya 'Fairish' hal 255)
Kutipan dari koleksi novel gua yang lain akan gua share kok, tentunya yang menurut gua favorit.  :)

Rabu, 24 Agustus 2011

C I N T A ♥

Fuiihh..!! Sebenarnya rada bingung juga sih mau nulis tentang apa di blog. Tapi akhirnya mutusin kalo gua mau nulis tentang suatu anugerah yang amazing banget di dunia ini. Gua yakin setiap makhlukNYA pasti merasakannya.

C I NT A ♥

Ya, CINTA.

Siapa sih yang ga tau atau belum pernah merasakan cinta? Cinta itu universal loh. Jadi jangan picik dengan berpikiran kalo cinta itu cuma ada di antara dua manusia berlainan jenis yang sedang merajut kasih-kasih asmara. Please stop thinking like that !
Kalo gua sendiri sih agak bingung juga ya untuk mendefinisikan apa itu cinta secara harfiah. Karena cinta tuh adanya di hati. Segala sesuatu yang menyangkut hati, jatuhnya perasaan yang menilai. Tapi menurut kacamata gua, cinta itu bukanlah sesuatu yang serba kebetulan. Kebetulan ketemu, kebetulan kenalan, kebetulan jadian dan akhirnya kebetulan putus. Tragis memang, kalo endingnya seperti itu. Dan lebih tragis lagi kalo siklus seperti itu berulang-ulang harus kita alami. Dalam hidup, gua ga percaya dengan yang namanya serba kebetulan atau serba kesengajaan atau apalah namanya. Gua yakin kok itu semua terjadi karena Tuhan yang udah ngerencanain. Tuhan yang udah ngerancang semuanya sebegitu indah sebagaimana mestinya.

" Saat itulah si bocah merasa waktu berhenti, dan jiwa buana menyentak dari dalam dirinya. Ketika dia menatap mata hitam gadis itu, dan melihat bibirnya bersikap antara tertawa dan diam, dia mengerti bagian terpenting dari bahasa yang digunakan oleh seluruh dunia - bahasa yang bisa dipahami oleh setiap orang di bumi dengan hati mereka. 

Itulah cinta.

Sesuatu yang lebih tua dari umat manusia, lebih purba dari gurun. Sesuatu yang menggunakan daya yang sama. Kapanpun dua pasang mata bertemu"

(Dikutip dari salah satu koleksi novel gua kalo ga salah judulnya 'Signor Bellissimo' dan si pengarang novel tsb juga mengutip dr Sang Alkemis, h. 99)

Senin, 22 Agustus 2011

Si Wanita Itu...

Si Wanita Itu sering berkata bahwa dirinya tidak berguna, tidak sempurna, rapuh, munafik. Tapi pernah di suatu waktu yang berbeda Si Wanita Itu berkata bahwa dirinya dapat dengan mudahnya bisa menaklukan dunia. Si Wanita Itu sering sekali berpura-pura tersenyum, seolah-olah terlihat betapa dahsyatnya Si Wanita Itu bahagia. Sampai terkadang Si Wanita Itu tidak tau bagaimana caranya membuat simpul dengan indah di wajahnya sendiri yang seirama dengan suasana hatinya.
Si Wanita Itu merasakan apa yang namanya lelah, kecewa, dan marah. Tapi Si Wanita Itu berkata bahwa itu cuma sebagian kecil kesedihan dalam cerita hidupnya, itu berarti masih ada sebagian besar kebahagian menanti suatu saat. Karena Si Wanita Itu percaya bahwa sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.
Si Wanita Itu tidak sempurna. Karena kehidupan ini juga tidak diberikan Tuhan dalam paket yang sempurna. Walaupun begitu, Si Wanita Itu percaya bahwa tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang diciptakan Tuhan sia-sia. Si Wanita Itu takut akan badai, petir, kilat. Si Wanita Itu menangis mencari dimana hilangnya matahari. Rupa-rupanya Tuhan hendak beri Si Wanita Itu Pelangi. Si Wanita Itu percaya sekali akan datangnya sebuah keajaiban.

Si Wanita Itu hanyalah wanita biasa di planet ini yang merasa tidak ada yang spesial dari dirinya.. Seburuk apa pun dirinya, Si Wanita Itu sadar bahwa cuma ada satu dia di dunia ini. Baginya mutlak tidak ada alasan ingin menjadi orang lain walau seburuk dan sepayah apa pun diri Si Wanita Itu.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Sometimes being alone is better..

Malem ini gua ngerasa sediiiih....banget. Air mata akhirnya maksa untuk menetes juga. Huufftt.. Actually gua bukan tipe orang yang terbiasa curhat sana-sini. Gua ga terbiasa share masalah yang sifatnya pribadi ke orang lain even orang-orang terdekat gua. Bukannya mau sombong sih, tapi gua lebih nyaman berbagi kebahagiaan sama orang lain ketimbang kesedihan. Karena gua berpikir semua orang pasti punya masalah, gua ga mau curhatan kesedihan gua malah nambahin beban pikiran mereka. Hiperbola sih emang. Makanya terkadang dalam kesendirian gua, gua suka curhat abis-abisan ma Tuhan sambil intermezo deraian air mata dikitlah. Biasanya kalo abiz gini, gua seakan-akan dapet spirit baru. Yakin semua masalah gua bisa teratasin. Gua percaya kok sama yang namanya kekuatan doa.
Di blog ini gua juga ga akan ceritain panjang lebar problems gua di sini. Yang jelas malem ini gua ngerasa SEDIH. Sedih karena apa, siapa dan bagaimana, biarlah ini jadi rahasia gua dan Tuhan.

*My Little Pray*
Dear My God..
God, Are You still there?
I'm here, just want to talk with You
Yeah, just You and me. No space for else
God, I just feel desperate at this time, a little bit confuse, a lot of mistake made by me
God, I'm crying now.. I feel like I'm weak, even so weak and lost my way
I knew that everyone has problems, so do I
Please guide me in my every single step in life..
I'm nothing without You, GOD..

Jumat, 19 Agustus 2011

Ketika Sore

Waktu gua nulis posting ini gua masih di bis umum, beruntung bukan di toilet umum atau pemakaman umum. Jam pulang kerja gini bis emang lagi penuh-penuhnya. Untungnya gua masih kebagian tempat duduk tuh di bis, lumayanlah ditambah hembusan AC samar-samar. Jalanan sore itu macet abiz. Tapi emang da jadi hal yang biasa sih, secara Jakarta  kalo ga macet malah jadi aneh. Dengan tampang bete sambil ngetik-ngetik nih tulisan di BB, bentar-bentar gua nengok ke jendela berharap pemandangan yang gua liat da berbeda. Bukan kemacetan lagi yang gua pengen liat tapi gua sih berharapnya pemandangan yang penuh aneka satwa gitu biar seolah-olah gua lagi tamasya ke taman safari. Untungnya gua cepet sadar kalo itu ga mungkin, imajinasi gua ketinggian.
Bisnya stuck di situ-situ aja, ga move. SHIIITTTT....!!!! Gua teriak sekenceng-kencengnya. Tapi ga ada satu pun orang di bis yang peduli sama teriakan gua atau bahkan sekedar menoleh ke gua pun enggak. Coba bayangkan karena apa?? karena gua teriaknya cukup dalam hati aja. Gua nengok ke jendela, posisi bis masih depan gedung MPR/DPR. Nengok lagi masih depan gedung MPR/DPR. Nengok lagi, ternyata masih juga di depan gedung MPR/DPR. Mau nengok lagi, gua galau. Akhirnya gua mutusin untuk ga nengok-nengok ke jendela lagi.
Gua ga tau da berapa lama ada di depan gedung MPR/DPR. Imajinasi gua mulai terpancing lagi. Daya khayal gua berkata gimana kalo tiba-tiba ada segerombolan mahasiswa dateng mau demo, bawa samurai, gesper besi, terus lempar-lemparan batu dan akhirnya tuh batu kelempar sampai mecahin kaca bis yang gua tumpangin. Jadinya malah beda-beda tipis sih demo mahasiswa sama tawuran anak STM.
Sampai di paragraf ini pun gua masih macet-macetan, tapi gua coba untuk nikmatin aja keadaan yang ada, lagian mau gimana lagi coba. Emangnya ini salah guehh?? Salah temen-temen guehh??Enggak kan. Hal kecil seperti contohnya 'macet' inilah kadang malah ngebuat kita agresif. Agresif ngeluh, ngedumel, cepet sensi. Coba berpikir jernih aja walau terkadang di sekeliling kita keruh, segala sesuatu itu ga akan terasa berat kok kalo kita ikhlas nerimanya..

Selasa, 16 Agustus 2011

Cobalah untuk selalu melihat lebih ke bawah..

Pagi ini seperti aktivitas biasanya, bangun pagi truz berangkat ke kantor. lumayan jauh jg sih, tinggal daerah utara kerja daerah selatan.. tapi ga boleh ngeluh. Kata mama kalo ngeluh artinya kita ga bersyukur. Yahh..terkadang tanpa gua sadarin emang banyak banget kata-kata keluhan keluar dari mulut manis gua, I'm sorry God..
Tapi kadang gua juga berpikir kalo sebenernya tuh hidup gua mungkin jauh lebih beruntung dari mereka-mereka yang duduk di jalanan sambil nadahin tangan ke orang yang lalu lalang di depannya.. Poor Them.
Pernah kebayang ga sih kalo yg dijalanan itu diri kita atau papa mama kita??Mau di ukur pake itungan apa pun gua yakin kok kalian yang baca tulisan ini hidupnya jauh lebih beruntung dari mereka.
Yahh..apa pun yang terjadi dalam hidup emang harus disyukuri, yang manis, yang pahit. Bukan hanya lewat omongan doang rasa syukur kita tunjukin, tapi perbuatan. Mulai hidup prihatin dan jangan selalu liat ke atas. Kalau kita merasa kekurangan kita atau keadaan yang tidak sesuai keinginan adalah hal terburuk yang pernah kita terima, Cobalah untuk selalu melihat lebih ke bawah..

Senin, 15 Agustus 2011

My First Blog, Whoah!!

I Have a Blog!!
Finally.. punya blog juga walaupun tetep cari yang gratisan.. sampai buatnya pun pake layanan internet gratis, soalnya waktu bikin blog ini masih di kantor siih, nyolong2 jam kerja dikitlah (SUMPAH, cuma dikit kok!! beneran!!).
Pokonya karena blognya udah jadi gua mau rajin-rajin nulis ah menumpahkan isi hati. Ya paling ga, itu janji gua sama diri sendiri. Soalnya kan janji itu adalah utang, nah kalo gua janjinya ma orang lain, takut nanti ditagih-tagih. hhehe..