Selasa, 20 September 2011

You don't want to be like me

Aku selalu berusaha dengan keras untuk menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mataku. Aku selalu berusaha dengan keras menutupi semuanya. Aku tidak ingin air mataku menetes. Aku harus kuat. Aku enggak boleh lemah. Aku enggak boleh rapuh di depan mereka. Cukup hanya Tuhan yang tau betapa lemahnya aku, gelisahnya aku, sedihnya aku, sakitnya aku, hancurnya aku. Dan cukup hanya Tuhan yang tau kalau pada akhirnya aku memang menangis. Aku benci ini, Tuhan. Aku benci harus seperti ini. Aku enggak ingin seperti ini. Aku benar-benar enggak ingin seperti ini. Dan maaf kalau akhirnya aku bertanya kenapa harus seperti ini.
Tersadar, aku memang harus lewati titik ini. Mau tidak mau, senang tidak senang. Aku memang harus melewati fase ini dalam hidupku. Mungkin memang harus melewati badai dan hujan deras untuk bisa melihat pelangi.
Tuhan akan menjadikannya indah pada waktunya. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar