Kamis, 25 Agustus 2011

Boyband Fave

A1
BLUE
Duuhh.. kalian sekarang kemana sihh..
kenapa bubar?
kenapa harus bubar??
sedih tau..

Fairish

Salah satu hobby gua adalah baca novel fiksi teenlit. Ngoleksi novel dari smp sampai kuliah, kalo di itung-itung sih yahh ga banyak-banyak banget sih, lumayanlah. Dari setiap novel yang gua baca kadang ada puisinya atau kata-kata indahnya. Kali ini gua mau share satu aja, si pengarang novelnya lebih menyebut kumpulan kata-kata indah ini DOA.

Dari Doa para peziarah dalam perjalanan menuju Santiago de Compostela

Tuhanku...
Bicaralah padaku bila aku kesepian
Bisikkanlah dukunganMU bila aku dirundung kecemasan
Dengarkanlah suaraku bila aku jatuh
Sudilah menjadi bagiku penghiburan dalam perjalanan
Tempat bernaung di waktu panas
Tempat berteduh di kala hujan
Tongkat penuntun dalam kelelahan
Dan penolong dalam bahaya
Semoga aku berhasil mencapai tujuanku
Sekarang, dan juga nanti
Pada akhir hidupku.

(Dikutip dari salah satu koleksi novel gua yang judulnya 'Fairish' hal 255)
Kutipan dari koleksi novel gua yang lain akan gua share kok, tentunya yang menurut gua favorit.  :)

Rabu, 24 Agustus 2011

C I N T A ♥

Fuiihh..!! Sebenarnya rada bingung juga sih mau nulis tentang apa di blog. Tapi akhirnya mutusin kalo gua mau nulis tentang suatu anugerah yang amazing banget di dunia ini. Gua yakin setiap makhlukNYA pasti merasakannya.

C I NT A ♥

Ya, CINTA.

Siapa sih yang ga tau atau belum pernah merasakan cinta? Cinta itu universal loh. Jadi jangan picik dengan berpikiran kalo cinta itu cuma ada di antara dua manusia berlainan jenis yang sedang merajut kasih-kasih asmara. Please stop thinking like that !
Kalo gua sendiri sih agak bingung juga ya untuk mendefinisikan apa itu cinta secara harfiah. Karena cinta tuh adanya di hati. Segala sesuatu yang menyangkut hati, jatuhnya perasaan yang menilai. Tapi menurut kacamata gua, cinta itu bukanlah sesuatu yang serba kebetulan. Kebetulan ketemu, kebetulan kenalan, kebetulan jadian dan akhirnya kebetulan putus. Tragis memang, kalo endingnya seperti itu. Dan lebih tragis lagi kalo siklus seperti itu berulang-ulang harus kita alami. Dalam hidup, gua ga percaya dengan yang namanya serba kebetulan atau serba kesengajaan atau apalah namanya. Gua yakin kok itu semua terjadi karena Tuhan yang udah ngerencanain. Tuhan yang udah ngerancang semuanya sebegitu indah sebagaimana mestinya.

" Saat itulah si bocah merasa waktu berhenti, dan jiwa buana menyentak dari dalam dirinya. Ketika dia menatap mata hitam gadis itu, dan melihat bibirnya bersikap antara tertawa dan diam, dia mengerti bagian terpenting dari bahasa yang digunakan oleh seluruh dunia - bahasa yang bisa dipahami oleh setiap orang di bumi dengan hati mereka. 

Itulah cinta.

Sesuatu yang lebih tua dari umat manusia, lebih purba dari gurun. Sesuatu yang menggunakan daya yang sama. Kapanpun dua pasang mata bertemu"

(Dikutip dari salah satu koleksi novel gua kalo ga salah judulnya 'Signor Bellissimo' dan si pengarang novel tsb juga mengutip dr Sang Alkemis, h. 99)

Senin, 22 Agustus 2011

Si Wanita Itu...

Si Wanita Itu sering berkata bahwa dirinya tidak berguna, tidak sempurna, rapuh, munafik. Tapi pernah di suatu waktu yang berbeda Si Wanita Itu berkata bahwa dirinya dapat dengan mudahnya bisa menaklukan dunia. Si Wanita Itu sering sekali berpura-pura tersenyum, seolah-olah terlihat betapa dahsyatnya Si Wanita Itu bahagia. Sampai terkadang Si Wanita Itu tidak tau bagaimana caranya membuat simpul dengan indah di wajahnya sendiri yang seirama dengan suasana hatinya.
Si Wanita Itu merasakan apa yang namanya lelah, kecewa, dan marah. Tapi Si Wanita Itu berkata bahwa itu cuma sebagian kecil kesedihan dalam cerita hidupnya, itu berarti masih ada sebagian besar kebahagian menanti suatu saat. Karena Si Wanita Itu percaya bahwa sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.
Si Wanita Itu tidak sempurna. Karena kehidupan ini juga tidak diberikan Tuhan dalam paket yang sempurna. Walaupun begitu, Si Wanita Itu percaya bahwa tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang diciptakan Tuhan sia-sia. Si Wanita Itu takut akan badai, petir, kilat. Si Wanita Itu menangis mencari dimana hilangnya matahari. Rupa-rupanya Tuhan hendak beri Si Wanita Itu Pelangi. Si Wanita Itu percaya sekali akan datangnya sebuah keajaiban.

Si Wanita Itu hanyalah wanita biasa di planet ini yang merasa tidak ada yang spesial dari dirinya.. Seburuk apa pun dirinya, Si Wanita Itu sadar bahwa cuma ada satu dia di dunia ini. Baginya mutlak tidak ada alasan ingin menjadi orang lain walau seburuk dan sepayah apa pun diri Si Wanita Itu.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Sometimes being alone is better..

Malem ini gua ngerasa sediiiih....banget. Air mata akhirnya maksa untuk menetes juga. Huufftt.. Actually gua bukan tipe orang yang terbiasa curhat sana-sini. Gua ga terbiasa share masalah yang sifatnya pribadi ke orang lain even orang-orang terdekat gua. Bukannya mau sombong sih, tapi gua lebih nyaman berbagi kebahagiaan sama orang lain ketimbang kesedihan. Karena gua berpikir semua orang pasti punya masalah, gua ga mau curhatan kesedihan gua malah nambahin beban pikiran mereka. Hiperbola sih emang. Makanya terkadang dalam kesendirian gua, gua suka curhat abis-abisan ma Tuhan sambil intermezo deraian air mata dikitlah. Biasanya kalo abiz gini, gua seakan-akan dapet spirit baru. Yakin semua masalah gua bisa teratasin. Gua percaya kok sama yang namanya kekuatan doa.
Di blog ini gua juga ga akan ceritain panjang lebar problems gua di sini. Yang jelas malem ini gua ngerasa SEDIH. Sedih karena apa, siapa dan bagaimana, biarlah ini jadi rahasia gua dan Tuhan.

*My Little Pray*
Dear My God..
God, Are You still there?
I'm here, just want to talk with You
Yeah, just You and me. No space for else
God, I just feel desperate at this time, a little bit confuse, a lot of mistake made by me
God, I'm crying now.. I feel like I'm weak, even so weak and lost my way
I knew that everyone has problems, so do I
Please guide me in my every single step in life..
I'm nothing without You, GOD..

Jumat, 19 Agustus 2011

Ketika Sore

Waktu gua nulis posting ini gua masih di bis umum, beruntung bukan di toilet umum atau pemakaman umum. Jam pulang kerja gini bis emang lagi penuh-penuhnya. Untungnya gua masih kebagian tempat duduk tuh di bis, lumayanlah ditambah hembusan AC samar-samar. Jalanan sore itu macet abiz. Tapi emang da jadi hal yang biasa sih, secara Jakarta  kalo ga macet malah jadi aneh. Dengan tampang bete sambil ngetik-ngetik nih tulisan di BB, bentar-bentar gua nengok ke jendela berharap pemandangan yang gua liat da berbeda. Bukan kemacetan lagi yang gua pengen liat tapi gua sih berharapnya pemandangan yang penuh aneka satwa gitu biar seolah-olah gua lagi tamasya ke taman safari. Untungnya gua cepet sadar kalo itu ga mungkin, imajinasi gua ketinggian.
Bisnya stuck di situ-situ aja, ga move. SHIIITTTT....!!!! Gua teriak sekenceng-kencengnya. Tapi ga ada satu pun orang di bis yang peduli sama teriakan gua atau bahkan sekedar menoleh ke gua pun enggak. Coba bayangkan karena apa?? karena gua teriaknya cukup dalam hati aja. Gua nengok ke jendela, posisi bis masih depan gedung MPR/DPR. Nengok lagi masih depan gedung MPR/DPR. Nengok lagi, ternyata masih juga di depan gedung MPR/DPR. Mau nengok lagi, gua galau. Akhirnya gua mutusin untuk ga nengok-nengok ke jendela lagi.
Gua ga tau da berapa lama ada di depan gedung MPR/DPR. Imajinasi gua mulai terpancing lagi. Daya khayal gua berkata gimana kalo tiba-tiba ada segerombolan mahasiswa dateng mau demo, bawa samurai, gesper besi, terus lempar-lemparan batu dan akhirnya tuh batu kelempar sampai mecahin kaca bis yang gua tumpangin. Jadinya malah beda-beda tipis sih demo mahasiswa sama tawuran anak STM.
Sampai di paragraf ini pun gua masih macet-macetan, tapi gua coba untuk nikmatin aja keadaan yang ada, lagian mau gimana lagi coba. Emangnya ini salah guehh?? Salah temen-temen guehh??Enggak kan. Hal kecil seperti contohnya 'macet' inilah kadang malah ngebuat kita agresif. Agresif ngeluh, ngedumel, cepet sensi. Coba berpikir jernih aja walau terkadang di sekeliling kita keruh, segala sesuatu itu ga akan terasa berat kok kalo kita ikhlas nerimanya..

Selasa, 16 Agustus 2011

Cobalah untuk selalu melihat lebih ke bawah..

Pagi ini seperti aktivitas biasanya, bangun pagi truz berangkat ke kantor. lumayan jauh jg sih, tinggal daerah utara kerja daerah selatan.. tapi ga boleh ngeluh. Kata mama kalo ngeluh artinya kita ga bersyukur. Yahh..terkadang tanpa gua sadarin emang banyak banget kata-kata keluhan keluar dari mulut manis gua, I'm sorry God..
Tapi kadang gua juga berpikir kalo sebenernya tuh hidup gua mungkin jauh lebih beruntung dari mereka-mereka yang duduk di jalanan sambil nadahin tangan ke orang yang lalu lalang di depannya.. Poor Them.
Pernah kebayang ga sih kalo yg dijalanan itu diri kita atau papa mama kita??Mau di ukur pake itungan apa pun gua yakin kok kalian yang baca tulisan ini hidupnya jauh lebih beruntung dari mereka.
Yahh..apa pun yang terjadi dalam hidup emang harus disyukuri, yang manis, yang pahit. Bukan hanya lewat omongan doang rasa syukur kita tunjukin, tapi perbuatan. Mulai hidup prihatin dan jangan selalu liat ke atas. Kalau kita merasa kekurangan kita atau keadaan yang tidak sesuai keinginan adalah hal terburuk yang pernah kita terima, Cobalah untuk selalu melihat lebih ke bawah..

Senin, 15 Agustus 2011

My First Blog, Whoah!!

I Have a Blog!!
Finally.. punya blog juga walaupun tetep cari yang gratisan.. sampai buatnya pun pake layanan internet gratis, soalnya waktu bikin blog ini masih di kantor siih, nyolong2 jam kerja dikitlah (SUMPAH, cuma dikit kok!! beneran!!).
Pokonya karena blognya udah jadi gua mau rajin-rajin nulis ah menumpahkan isi hati. Ya paling ga, itu janji gua sama diri sendiri. Soalnya kan janji itu adalah utang, nah kalo gua janjinya ma orang lain, takut nanti ditagih-tagih. hhehe..