Senin, 24 Oktober 2011

C I N T A ♥ (Bag 2)

Aku mencintaimu, bukan agar bahagia...
Tapi karena aku tidak bisa mencintai yang lain..

Bukan sebuah kebetulan ini terjadi, tapi Tuhan Yang Maha Baik itu yang sudah rencanakan ini semua..
Jauh.. bahkan jauh lebih tua dari umat manusia itu sendiri..

Duduk. Termenung. Memandang langit-langit kamar. Ternyata tanpa disadari terasa jauh lebih indah dan terang kala itu, ketimbang harus memandang langit gelap di luar. Yang bahkan untuk membuatnya indah dan terang saja harus meminjam cahaya bintang dahulu. Seolah-olah membuat langit tampak sempurna.

Hidup berdamai dengan luka, bersahabat karib dengan ketidaknyamanan, berkasih dengan keperihan. Air mata membutir, mengalir, lalu membanjiri. Selalu, seperti itu pada akhirnya ketika mengaduh di sepertiga malam yang sunyi. Seakan mengemas kembali tumpahan hati yang kecewa. Kemudian tersadar, bahwa itu semua hanya sebuah bingkisan kecil yang dihadiahi dalam hidup ini. Kesabaran tak akan mengenal titik lemah. Kesabaran tak akan mengenal titik lelah.
Emm.. bagaimana pun juga kamu ga pernah bisa diusir dari pikiranku, Ya udahlah mungkin tempatmu emang di sana.

4 komentar:

  1. cuma 2 kata buat lo : POSTINGNYA-GALAU-BANGET

    oke, itu tiga.. :p

    BalasHapus
  2. *kursi bertebaran*

    oke, cuma 1 kata buat lo: TERIMA-KASIH-SUDAH-BUANG-KOMEN-DI-BLOG-GUE.

    Oke, itu 1 kalimat.. :p

    BalasHapus
  3. galau banget keknya tante ana ini yaks? xD

    BalasHapus
  4. Siapa yang galau ya endal

    baidewei, Thx ya Om Endal komennya...

    BalasHapus